POLA JABAR – Hasad atau dengki adalah salah satu penyakit hati (amradlul qulub) yang bisa merusak akhlak, menimbulkan permusuhan, dan mengurangi berkah hidup.

Sifat ini membuat seseorang menentang takdir Allah SWT, meremehkan nikmat-Nya, bahkan merendahkan martabat orang lain.

Rasulullah saw. menegaskan bahaya hasad dalam hadis riwayat Abu Dawud:

“Jauhkanlah dirimu dari hasad karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu-bakar.” (HR. Abu Dawud)

Dengan demikian, menjaga hati dari sifat hasad menjadi kewajiban bagi setiap muslim.

Langkah-Langkah Menghindari Hasad

Berdasarkan buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Ahmad Taufik & Nurwastuti Setyowati, 2021), ada beberapa cara praktis yang bisa diterapkan:

  1. Meyakini keadilan Allah SWT
    Sadari bahwa setiap nikmat dan rezeki berasal dari Allah. Tidak ada yang bisa mengambil hak orang lain kecuali kehendak-Nya.
  2. Memperbanyak rasa syukur
    Fokus pada nikmat yang dimiliki, bukan pada apa yang dimiliki orang lain. Bersyukur membuat hati lebih tenang dan terbebas dari iri.
  3. Menjaga sifat rendah hati
    Jangan sombong atas keberhasilan pribadi, dan hindari membandingkan diri dengan orang lain.
  4. Senang membantu orang lain
    Membantu sesama menumbuhkan kepuasan hati dan mengurangi rasa iri terhadap nikmat orang lain.
  5. Mempererat tali silaturahmi
    Hubungan yang harmonis dengan keluarga, teman, dan tetangga membuat hati lebih lapang dan menjauhkan dengki.
  6. Mendahulukan kepentingan umum
    Menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi membantu menekan ego dan rasa iri.

Dengan konsisten menerapkan langkah-langkah tersebut, seorang muslim dapat menjaga hati tetap bersih, akhlak terjaga, dan kehidupan sosial menjadi harmonis.***