POLA JABAR – Pemerintah Kota Bandung kembali memperkuat komitmen kesiapsiagaan wilayah melalui program Siskamling Siaga Bencana ke-64. Kali ini, kegiatan bertempat di Kelurahan Cisaranten Bina Harapan, Kecamatan Arcamanik, pada Selasa, 6 Januari 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang dialog langsung bagi warga untuk mengadukan persoalan kewilayahan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, hadir langsung menemui para ketua RW dan tokoh masyarakat guna memetakan solusi atas berbagai kendala di lapangan.
Lurah Cisaranten Bina Harapan, Hendra Rohenda, memaparkan bahwa banjir genangan musiman masih menjadi tantangan utama, khususnya di wilayah yang bersinggungan dengan aliran Sungai Cijalumpang.
Berdasarkan laporan para Ketua RW (khususnya RW 01, 04, 05, 07, dan 10), genangan air biasanya muncul setelah hujan deras berdurasi 2–3 jam. Warga mengusulkan pembangunan drainase baru sepanjang kurang lebih 300 meter yang selama ini terkendala anggaran.
Selain masalah air, warga juga mengeluhkan beberapa fasilitas publik, di antaranya:
Penerangan Jalan Umum (PJU) dan kabel udara yang semrawut.
Ancaman pohon tumbang dan perbaikan kirmir sungai.
Sanitasi permukiman di kawasan padat penduduk dan bantaran sungai.
Muhammad Farhan menegaskan bahwa Siskamling Siaga Bencana merupakan bagian dari mekanisme kerja lapangan pemerintah yang solutif. Ia menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan survei teknis.