POLAJABAR.COM - Pertandingan sengit antara Persib Bandung berhadapan dengan DPMM FC pada babak pertama harus berakhir tanpa gol. Laga bergengsi tersebut digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Selasa (28/7/2026) malam.

Dalam pertandingan ini, skuad Maung Bandung memilih untuk menurunkan dominasi barisan pemain muda sejak menit awal. Keputusan rotasi pemain tersebut cukup memengaruhi alur serangan yang diprakarsai oleh tim tuan rumah.

Sepanjang 45 menit paruh pertama, Persib Bandung terlihat mengalami kesulitan untuk mengembangkan pola permainan terbaiknya. Tekanan beruntun dari tim lawan membuat skema serangan yang dibangun sering kali terhenti sebelum mencapai area penalti.

Kendati demikian, beberapa kali penggawa muda Persib mampu merangsek hingga masuk ke jantung pertahanan DPMM FC. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat peluang-peluang tersebut belum membuahkan hasil manis.

Di sisi lain, tim tamu DPMM FC tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan yang sangat merepotkan pertahanan tuan rumah. Mereka berulang kali mendapatkan peluang emas yang mengancam lini belakang skuad Maung Bandung.

Pertahanan Persib harus bekerja ekstra keras untuk menghalau gempuran berbahaya yang dilancarkan para pemain DPMM FC. Penjaga gawang Persib, Fitrah Maulana, tampil sigap di bawah mistar untuk mengamankan gawangnya dari kebobolan.

"Tuan rumah yang menurunkan banyak pemain muda tampak kesulitan menciptakan peluang berbahaya meski beberapa kali mampu merangsek masuk ke pertahanan lawan," ujar seorang pengulas pertandingan saat mengamati dinamika laga di babak pertama.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan oleh wasit, tidak ada gol yang berhasil diciptakan oleh kedua belah pihak. Dikutip dari Detik, hasil imbang 0-0 menjadi penutup perjuangan kedua tim sebelum memasuki ruang ganti.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.