POLA JABAR - Kepedulian masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan di kancah internasional kembali dibuktikan melalui aksi nyata. Pada momen Ramadan yang penuh berkah ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 33.917 paket pangan bagi warga Palestina yang tersebar di wilayah Gaza, Khan Younis, Al-Quds (Yerusalem). Program ini menjadi salah satu pilar penting dalam upaya membantu saudara-saudara di Palestina yang sedang berjuang di tengah keterbatasan.
Pendistribusian ini merupakan rangkaian program darurat pangan BAZNAS untuk membantu warga yang mengalami kesulitan akses logistik di wilayah tersebut. Sebagaimana diketahui, kondisi di lapangan masih sangat fluktuatif, sehingga kebutuhan akan bahan pokok menjadi prioritas yang mendesak. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan nafas baru bagi keluarga-keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan meja makan mereka.
Dalam menjalankan misi ini, BAZNAS tidak hanya memperhatikan kuantitas, tetapi juga kualitas dari bantuan yang diberikan. Setiap paket ini berisi bahan pangan bergizi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian warga yang terdampak situasi keamanan dan ekonomi yang tidak menentu. Bahan-bahan seperti gandum, minyak goreng, dan kacang-kacangan menjadi komponen utama yang disesuaikan dengan pola konsumsi lokal agar manfaatnya dapat langsung dirasakan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA. mengatakan, program ini terlaksana berkat dukungan dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS. Solidaritas masyarakat di tanah air yang tetap konsisten menjadi motor penggerak utama misi ini. Meski menghadapi berbagai batasan akses di lapangan, tim BAZNAS memastikan bantuan sampai tepat sasaran kepada pihak-pihak yang paling membutuhkan, termasuk para lansia dan anak-anak.
Distribusi bantuan di wilayah konflik memerlukan keberanian dan strategi matang. Namun, semangat untuk menyampaikan amanah dari rakyat Indonesia menjadi kekuatan bagi tim di lapangan.
"Distribusi paket pangan ini merupakan kepedulian masyarakat Indonesia di jantung Palestina. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di Palestina tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini," jelas Subhan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/3/2026).
Kalimat tersebut bukan sekadar pernyataan formal, melainkan pengingat bahwa jarak ribuan kilometer tidak memutus ikatan persaudaraan. Rakyat Palestina perlu mengetahui bahwa di belahan dunia lain, ada bangsa yang selalu mendoakan dan membantu mereka secara konkret.
Melakukan kegiatan kemanusiaan di wilayah yang diawasi ketat bukanlah perkara mudah. Menurutnya, distribusi paket pangan di sejumlah wilayah di Palestina ini memerlukan koordinasi yang sangat detail mengingat sensitivitas wilayah tersebut. BAZNAS RI, kata Subhan, terus memperkuat jaringan mitra lokal agar bantuan kemanusiaan dari Indonesia dapat masuk secara konsisten dan tepat sasaran di wilayah Palestina khususnya di wilayah Gaza dan Yerusalem.
Kerja sama dengan lembaga-lembaga lokal yang memiliki akses dan kepercayaan di mata penduduk setempat menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan jaringan yang kuat, hambatan birokrasi dan keamanan dapat diminimalisir sehingga bantuan tidak tertahan lama di perbatasan.