POLA JABAR – Di tengah kondisi Bandung yang masih berstatus darurat sampah, pengelolaan sampah rumah tangga menjadi langkah penting yang bisa dilakukan oleh setiap warga.

Bukan hanya sampah organik, tapi juga sampah non-organik seperti plastik, botol, kaleng, dan kaca yang jumlahnya terus meningkat setiap hari.

Jenis sampah ini memang tidak bisa terurai secara alami dalam waktu singkat bahkan bisa mencapai ratusan tahun. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mulai mengolah dan mendaur ulang sampah non-organik dari rumah.

1. Pilah Sampah Non-Organik Sejak Awal

Langkah paling sederhana tapi sering diabaikan adalah memilah sampah berdasarkan jenisnya.
Pisahkan plastik, kertas, kaca, logam, dan bahan lainnya ke dalam wadah berbeda.

Dengan pemilahan ini, proses daur ulang bisa berjalan lebih efisien, dan petugas kebersihan juga lebih mudah memprosesnya.

“Pemilahan dari sumber rumah tangga adalah kunci utama pengelolaan sampah berkelanjutan,” ujar Kepala DLH Bandung, Dudy Prayudi.

2. Gunakan Kembali Barang yang Masih Bisa Dipakai (Reuse)

Sebelum membuang, cek kembali apakah barang itu masih bisa dimanfaatkan.