POLA JABAR - Langkah progresif diambil Pemerintah Kota Cirebon dalam membenahi infrastruktur digital dan estetika kota. Melalui kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung pada Rabu (21/1/2026), Pemkot Cirebon mendalami implementasi Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) untuk mengatasi kabel fiber optik yang menjuntai.

Rombongan asal Kota Udang ini dipimpin oleh Kepala DKIS Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, didampingi Kepala BPKPD Mastara, serta perwakilan teknis dari Dinas PUPR, DPRKP, dan TPKPD. Mereka disambut hangat oleh Sekretaris Diskominfo Kota Bandung, Mahyudin.

Ma’ruf Nuryasa menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan daerah guna mereplikasi keberhasilan Bandung di area seperti Jalan Dago, Riau, dan Buah Batu.

“Pak Wali Kota Cirebon langsung menugaskan kami untuk belajar ke Kota Bandung. Kami ditargetkan menata 17 ruas jalan. Karena itu kami ingin mendapatkan gambaran utuh, mulai dari inisiator awal, pola kerja sama, hingga regulasi yang digunakan,” ujar Ma’ruf.

Cirebon juga tengah mengkaji respons penyedia layanan internet melalui asosiasi seperti APJII dan Apjatel terkait kesiapan mereka beralih ke infrastruktur bawah tanah (ducting).

Sekretaris Diskominfo Kota Bandung, Mahyudin, memaparkan bahwa payung hukum Bandung telah matang sejak Perwal No. 589 Tahun 2013. Terdapat tiga model kerja sama yang bisa diterapkan oleh pemerintah daerah:

  1. Pembangunan mandiri oleh Pemkot dengan sistem sewa.

    Pengelolaan melalui BUMD.

    Kolaborasi langsung dengan asosiasi operator.