POLA JABAR – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung terus melakukan langkah nyata dalam menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayahnya.
Melalui pendekatan rehabilitasi sosial yang komprehensif, pemerintah kota berupaya memulihkan kondisi sosial warga rentan mulai dari tahap asesmen hingga pendampingan keluarga.
Dalam acara Sonata Talkshow pada Kamis, 7 Mei 2026, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Bandung, Irvan Alamsyah, memaparkan bahwa proses penanganan ini melibatkan banyak aspek, termasuk pembinaan bagi penyandang disabilitas dan anak-anak.
“Kalau di bidang rehabilitasi sosial, program utama kami tentu asesmen dan penyaluran sosial. Selain itu ada bimbingan sosial untuk keluarga, anak, hingga penyandang disabilitas,” ujarnya.
Dalam menjaga estetika dan kenyamanan kota, Dinsos bekerja sama dengan Satpol PP, Damkar, hingga aparat kewilayahan dalam melakukan penjangkauan di lapangan.
Hasil dari penjangkauan tersebut kemudian diarahkan ke UPTD Rumah Singgah untuk mendapatkan perawatan sementara.
Fasilitas rumah singgah menyediakan kebutuhan dasar mulai dari pangan, kesehatan, hingga pengurusan administrasi kependudukan.
Selain itu, terdapat program khusus bernama Bintalsik (Bimbingan Fisik dan Mental) yang merupakan hasil kerja sama dengan Kodim untuk membina PMKS selama dua pekan.
Sesuai dengan arahan Wali Kota Bandung, Dinsos kini tengah serius mengkaji pembangunan daycare inklusif.