POLA JABAR – Momentum mudik Lebaran 2026 telah resmi berakhir dengan catatan positif dari berbagai lini. Sejak fase persiapan dimulai, Presiden Prabowo Subianto telah menggarisbawahi pentingnya manajemen mudik yang terintegrasi.
Fokus utama pemerintah tahun ini adalah menyelaraskan kelancaran arus transportasi, penguatan sistem pengamanan, serta optimalisasi kualitas layanan publik di sepanjang jalur pergerakan masyarakat.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara pada Maret 2026, Presiden memberikan mandat khusus kepada seluruh jajaran kementerian dan lembaga terkait.
Tujuannya jelas: memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan prinsip aman, nyaman, dan tetap terjangkau secara ekonomi.
“Untuk semua kementerian dan badan saya berharap bahwa kita laksanakan persiapan menghadapi lebaran, kita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik aman, nyaman, dan penuh kegembiraan. Utamakan keselamatan di jalan dan persiapkan segala aspek dengan matang,” ucap Presiden.
Keberhasilan mudik tahun ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah sipil dengan TNI dan Polri. Presiden menekankan bahwa pengawasan di titik-titik krusial transportasi harus ditingkatkan, termasuk dalam hal pengendalian antrean serta ketersediaan pasokan energi dan layanan komunikasi yang stabil bagi para pemudik.
Selain aspek teknis di lapangan, kebijakan fiskal melalui diskon harga tiket juga menjadi sorotan utama Kepala Negara untuk meringankan beban masyarakat.
“Saya minta Menteri Perhubungan untuk memastikan bahwa kebijakan diskon harga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, baik diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol dan memastikan pelayanan yang baik di setiap tempat,” katanya.
Komitmen pemerintah tersebut tampaknya membuahkan hasil nyata. Lembaga Survei KedaiKOPI merilis data terbaru yang menunjukkan mayoritas pemudik merasa puas dengan tata kelola mudik Lebaran 2026. Sebanyak 88,8 persen responden menyatakan kepuasannya, dengan skor rata-rata mencapai 7,18 dari skala 10.