POLA JABAR - Banyak orang mengira bahwa manfaat susu hanya terbatas pada pertumbuhan tulang dan tinggi badan. Namun, riset terbaru yang didukung oleh American Dental Association (ADA) mengungkapkan bahwa segelas susu putih memiliki peran yang jauh lebih krusial dalam menjaga ekosistem mulut dibandingkan yang kita bayangkan selama ini.

Susu bukan hanya minuman pelengkap sarapan, melainkan "perisai cair" yang bekerja secara aktif melindungi lapisan gigi dari serangan asam yang merusak. Berikut adalah ulasan mendalam mengapa susu menjadi asupan wajib bagi Anda yang menginginkan gigi sehat dan bebas lubang.

1. Remineralisasi: Cara Susu Memperbaiki Gigi Secara Alami

Salah satu proses paling menakjubkan dalam mulut kita adalah remineralisasi. Setiap kali kita makan makanan manis atau karbohidrat, bakteri di mulut menghasilkan asam yang mengikis email gigi (demineralisasi). Jika dibiarkan, ini adalah awal mula terjadinya kavitasi atau gigi berlubang.

Di sinilah peran penting susu. Susu mengandung kombinasi sempurna antara kalsium dan fosfor. Menurut ADA, mineral-mineral ini tidak hanya menempel di permukaan, tetapi meresap kembali ke dalam struktur email yang mulai rapuh. Proses ini secara efektif "menambal" kerusakan mikroskopis sebelum menjadi lubang yang nyata.

2. Protein Kasein: Sang Penjaga dari Bakteri

Selain mineral, susu memiliki protein unik yang disebut kasein. Protein ini bekerja seperti lapisan film pelindung di atas permukaan gigi. Kasein mencegah bakteri penyebab karies, seperti Streptococcus mutans, menempel pada gigi.

Menariknya, kasein juga mampu menetralkan lingkungan asam di mulut. Jika Anda baru saja mengkonsumsi makanan yang bersifat asam atau manis, minum susu setelahnya dapat membantu mengembalikan tingkat pH mulut ke angka normal dengan lebih cepat dibandingkan air putih biasa.

3. Melawan Dampak Buruk Makanan Manis