POLA JABAR – Pergantian tahun bukan hanya tentang resolusi pribadi atau pencapaian individu. Sebagai bagian dari bangsa yang besar, momen ini adalah waktu yang sakral untuk melangitkan doa bagi keselamatan tanah air.
Di tengah berbagai tantangan global dan dinamika sosial yang kian dinamis, menitipkan harapan bangsa melalui jalur langit menjadi kekuatan spiritual yang mampu menyatukan hati setiap anak negeri.
Menyadari Pentingnya Doa Kolektif
Islam mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang beriman, dan doa bagi kemaslahatan umat (bangsa) memiliki kedudukan yang sangat mulia.
Ketika kita berdoa untuk keselamatan bangsa di malam tahun baru, kita sedang membangun kesadaran bahwa kemajuan sebuah negara tidak hanya bergantung pada kebijakan manusia, tetapi juga pada rida Allah SWT.
Doa kolektif ini adalah wujud cinta tanah air yang paling tulus, memohon agar negeri ini dijauhkan dari marabahaya, bencana, dan perpecahan.
Ikhtiar: Kewajiban Memperbaiki Diri
Harapan tidak akan terwujud tanpa usaha. Ikhtiar dalam konteks keselamatan bangsa berarti setiap kita berkomitmen untuk menjadi warga negara yang lebih baik di tahun 2026. Menjaga kerukunan, bekerja dengan jujur, dan saling membantu dalam kesulitan adalah bentuk nyata dari ikhtiar.
Kita tidak bisa mengharapkan bangsa yang kuat jika kita tidak mau memperbaiki kualitas diri kita sendiri sebagai fondasi terkecil dari masyarakat.