POLA JABAR – Makan malam sering dianggap sebagai penyebab utama kenaikan berat badan.

Banyak orang memilih melewatkan makan malam karena khawatir berat badan naik. Namun, benarkah makan malam selalu bikin gemuk?

Untuk menjawabnya, perlu dipahami bahwa kenaikan berat badan tidak hanya ditentukan oleh waktu makan, tetapi juga oleh jenis dan jumlah makanan serta pola hidup secara keseluruhan.

Mitos: Makan Malam Langsung Menjadi Lemak

Anggapan bahwa makan malam otomatis membuat gemuk adalah mitos. Tubuh tetap membakar kalori selama beraktivitas dan beristirahat, termasuk saat tidur. Kalori dari makan malam tidak langsung berubah menjadi lemak selama dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh.

Fakta: Pola Makan dan Kalori Lebih Berpengaruh

Kenaikan berat badan terjadi jika asupan kalori harian melebihi kebutuhan tubuh. Jika seseorang makan malam dengan porsi berlebihan atau tinggi gula dan lemak, risiko kenaikan berat badan memang meningkat, terlepas dari jam makannya.

Jenis Makanan Berperan Penting

Makan malam dengan menu seimbang seperti protein tanpa lemak, sayuran, dan karbohidrat kompleks justru dapat membantu menjaga metabolisme. Sebaliknya, makanan tinggi gula, gorengan, dan makanan cepat saji di malam hari berpotensi memicu penumpukan kalori.