POLA JABAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali melakukan langkah nyata dalam upaya menekan angka pengangguran di wilayahnya. Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Pemkot menggelar Pameran Bursa Kerja atau Job Fair 2026 yang dipusatkan di kawasan Bandung Timur, tepatnya di Teras Sunda Cibiru pada Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan ini dirancang sebagai jembatan strategis yang mempertemukan secara langsung para pencari kerja dengan pihak perusahaan atau dunia usaha.

Hubungan Pekerjaan dengan Daya Beli Masyarakat

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir membuka acara tersebut menekankan bahwa penyediaan lapangan kerja merupakan solusi fundamental bagi masalah ekonomi warga. Menurutnya, lemahnya daya beli yang dirasakan sebagian masyarakat saat ini bersumber pada belum pulihnya pendapatan.

Ia menjelaskan bahwa stabilitas harga tidak akan banyak membantu jika masyarakat tidak memiliki penghasilan tetap.

“Masalah utama kita bukan hanya harga, tetapi daya beli. Dan itu sangat ditentukan oleh apakah masyarakat memiliki pekerjaan atau tidak,” ujarnya.

Tantangan Pengangguran di Kota Bandung

Farhan mengungkapkan data bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung masih menyentuh angka 7,44 persen. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata di Jawa Barat.

Oleh karena itu, Farhan ingin mengubah paradigma investor terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Bandung yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi.