POLA JABAR – Pernahkah Anda merasa sangat lelah, namun saat mematikan lampu, otak justru mulai memutar kembali kejadian masa lalu atau mencemaskan masa depan? Fenomena overthinking di malam hari ini bukan hanya dialami Anda, tapi jutaan orang lainnya.
Berikut alasan mengapa hal itu terjadi dan bagaimana cara menghentikannya:
1. Minimnya Distraksi
Di siang hari, otak kita sibuk dengan pekerjaan, suara kendaraan, dan interaksi sosial. Namun, saat malam hari suasana menjadi sunyi.
Tanpa adanya gangguan eksternal, otak tidak memiliki tempat untuk berlabuh selain pada pikiran-pikiran internal.
Kesunyian ini secara alami menarik masalah-masalah yang selama ini tertumpuk di alam bawah sadar ke permukaan.
2. Kadar Hormon Kortisol yang Menurun
Secara biologis, tubuh bersiap untuk istirahat. Namun, bagi mereka yang memiliki kecemasan, penurunan energi fisik terkadang tidak dibarengi dengan penurunan aktivitas otak.
Saat tidak ada kegiatan fisik, energi tersebut beralih menjadi aktivitas kognitif yang berlebihan, memicu munculnya skenario "bagaimana jika" yang negatif.