GARUT – Kawasan wisata Darajat Pass selalu menjadi magnet utama bagi wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Namun, tingginya minat pengunjung seringkali berimbas pada kepadatan lalu lintas di jalur utama Samarang-Darajat. Tanjakan yang curam dan lebar jalan yang terbatas menuntut persiapan matang agar rencana liburan keluarga tidak habis terjebak macet.

Penyebab utama kemacetan di jalur ini biasanya terjadi di titik-titik persimpangan pasar dan area parkir objek wisata yang meluap hingga ke bahu jalan.

Selain itu, kondisi kendaraan yang tidak prima seringkali menyebabkan mogok di tanjakan, yang secara otomatis akan mengunci arus lalu lintas dari kedua arah.

Agar perjalanan kamu tetap nyaman dan bebas stres, berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Berangkat Lebih Awal: Usahakan sudah melintasi jalur Samarang sebelum pukul 08.00 WIB. Puncak kepadatan biasanya terjadi mulai pukul 10.00 hingga sore hari.
  2. Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan sistem pengereman, kopling, dan pendingin mesin dalam kondisi maksimal. Jalur menuju Darajat didominasi tanjakan panjang yang menguras tenaga kendaraan.
  3. Gunakan Jalur Alternatif Kamojang: Jika jalur utama Samarang terpantau stagnan, wisatawan dari arah Bandung bisa mempertimbangkan jalur via Ibun-Kamojang yang tembus ke arah Samarang, meski jalurnya cukup ekstrem namun menawarkan pemandangan yang indah.
  4. Pantau Update Media Sosial: Selalu cek informasi terkini dari akun resmi kepolisian atau portal berita lokal mengenai pemberlakuan sistem satu arah (one way) situasional.

Bagi pengunjung yang ingin menginap, sangat disarankan untuk melakukan reservasi jauh-jauh hari dan datang ke lokasi saat hari kerja (weekday) jika memungkinkan.

Dengan perencanaan yang baik, kehangatan kolam air panas Darajat Pass tetap bisa dinikmati tanpa perlu pusing dengan hiruk-pikuk kemacetan.***