POLA JABAR – Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di Kota Bandung menunjukkan progres signifikan dalam setahun terakhir. Pemerintah kota secara bertahap memfokuskan program pada tiga pilar utama: pemeliharaan jalan, peningkatan kualitas trotoar, serta penuntasan titik genangan air. Upaya sistematis ini mulai membuahkan hasil nyata bagi kenyamanan mobilitas warga.

Berdasarkan hasil survei Teropong Daerah oleh Litbang Kompas pada periode Februari hingga Maret 2026, tingkat kepuasan masyarakat terhadap sektor infrastruktur di Bandung kini berada di angka 80,8 persen.

Hal ini mengindikasikan bahwa perbaikan yang dilakukan mulai dirasakan langsung oleh publik, meski evaluasi di lapangan terus berjalan.

Data dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung mencatat bahwa hingga tahun 2025, tingkat kemantapan jalan telah menyentuh angka 92,78 persen.

Dari total 984,4 kilometer jalan yang disurvei, sepanjang 913,4 kilometer di antaranya dipastikan berada dalam kondisi mantap.

Untuk menjaga kualitas tersebut, DSDABM menerapkan tiga metode penanganan: