POLA JABAR - Pada Kamis 20 November 2025 berlokasi di Pendopo Kota BAndung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menandatangani kerjasama dengan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Kerjasama tersebut dilaksanakan untuk memperkuat kualitas, transparansi, dan aksesibilitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi dan ekosistem digital.
Kerja sama ini juga mencakup pemberdayaan UMKM binaan Pemkot Bandung, mulai dari integrasi ke ekosistem digital GOTO, peningkatan kapasitas, hingga promosi produk agar semakin berdaya saing.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa percepatan transformasi digital di Kota Bandung tidak terlepas dari penguatan empat pilar pendukung yang saling terintegrasi. Keempat pilar tersebut mencakup sumber daya manusia (SDM), media atau platform digital, sektor jasa, serta pemerintahan.
“Bandung punya SDM yang kuat. Indeks Pembangunan Manusia kita termasuk yang tertinggi di Indonesia karena banyak perguruan tinggi terbaik ada di kota ini,” ujar Farhan.
Farhan menyebut bahwa kehadiran media dan berbagai platform digital, seperti LPSE serta aplikasi besar seperti GOTO, membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses layanan publik.
“Kita ini bisa masuk ke dunia digital karena ada medianya. LPSE dan berbagai platform lain mempercepat transformasi digital, termasuk aplikasi GOTO yang memberi akses luas bagi warga Bandung,” ungkapnya.
Farhan juga menilai keberadaan GOTO sangat strategis karena sektor jasa adalah penyumbang utama ekonomi Kota Bandung.
“Sekitar 60 persen sektor perdagangan kita adalah retail, dan 60 persen sektor pariwisata adalah kuliner. Platform seperti GOTO membuka peluang besar bagi pelaku usaha Bandung untuk naik kelas secara digital,” katanya.