POLA JABAR – Ribuan warga di Kabupaten Karawang kini harus bertahan di lokasi pengungsian setelah banjir besar melanda wilayah mereka.

Bencana yang dipicu hujan deras ini diperparah oleh jebolnya tanggul sungai di Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, yang mengakibatkan air meluap ke pemukiman penduduk.

Berdasarkan data dari laman resmi AntaraNews yang dikutip pada Senin 2 Februari 2026, sebanyak 3.368 warga telah mengungsi ke beberapa titik aman dengan pendampingan tim petugas gabungan. Secara keseluruhan, tercatat ada 11.924 warga yang terdampak oleh musibah ini.

Kondisi Wilayah Terdampak

Banjir saat ini dilaporkan telah merendam 15 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan dan Telukjambe menjadi area yang paling parah terdampak.

Di beberapa titik, ketinggian air bahkan mencapai 1,5 meter, sehingga proses evakuasi warga harus dilakukan menggunakan perahu karet.

Kondisi tanggul yang jebol ini diketahui sudah berlangsung selama delapan hari. Hal ini memicu desakan agar penanganan dilakukan secara cepat dan terukur agar dampak banjir tidak semakin meluas ke wilayah lain.

Prioritas Penanganan

Pihak berwenang memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah proses evakuasi warga yang masih terjebak dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi mereka yang berada di pengungsian.