POLA JABAR – Teka-teki penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah mulai menemui titik terang.
Penyelidikan terbaru dari Polres Metro Jakarta Selatan mengungkapkan temuan barang bukti berupa tabung whip pink yang berisi Nitrous Oxide (N2O) atau yang lebih dikenal sebagai gas tawa di dalam kamar apartemennya.
Keterlibatan Lula dengan barang bukti tersebut diperkuat oleh hasil pemeriksaan saintifik.
Kompol Irfan Rofiq, Ahli DNA Puslabfor Bareskrim Polri, mengonfirmasi bahwa berdasarkan uji touch DNA (DNA sentuh), ditemukan jejak genetik milik almarhumah pada tabung tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV apartemen, kekasih dari YouTuber Reza Arap tersebut terlihat masuk ke dalam kamarnya pada Kamis malam 22 Januari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa sempat terdengar suara mencurigakan dari dalam kamar pada dini hari.
"Sekitar pukul 02.00 WIB, asisten rumah tangga (ART) sempat mendengar suara erangan seperti orang yang sedang menahan sakit," ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat 30 Januari 2026.
Kecurigaan mulai muncul saat Lula tak kunjung keluar kamar hingga Jumat pagi. Upaya ART mengetuk pintu pada pukul 10.00 WIB tidak membuahkan hasil.
Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, kerabat, dan sekuriti apartemen, pintu kamar yang terkunci dari dalam tersebut akhirnya didobrak paksa pada sore hari.