POLA JABAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengajak masyarakat untuk melengkapi imunisasi campak sebagai langkah utama menekan risiko penularan penyakit yang kini tengah mengalami peningkatan kasus. Mengingat sifat penyakit yang sangat infeksius, perlindungan melalui vaksinasi menjadi tameng terkuat bagi kesehatan anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih menyampaikan, pencegahan melalui imunisasi menjadi kunci utama dalam melindungi anak-anak dari campak yang sangat menular. Bahkan, tingkat penularannya disebut melampaui virus corona. Satu pasien positif dapat menyebarkan virus ke belasan orang lainnya di lingkungan sekitar.

“Campak ini penyakit yang sangat mudah menular, bahkan lebih tinggi dari Covid-19. Satu orang bisa menularkan ke 17 sampai 18 orang. Tapi ini bisa dicegah dengan imunisasi,” ujar Dadan, Selasa 31 Maret 2026.

Hingga akhir Maret 2026, tercatat ada 248 kasus suspek di Kota Bandung, di mana 28 di antaranya positif terkonfirmasi. Kabar baiknya, seluruh pasien dalam kondisi membaik. Namun, fakta lapangan menunjukkan bahwa 69 persen dari penderita belum mendapatkan imunisasi.

Berikut adalah potret cakupan imunisasi di Kota Bandung yang masih perlu ditingkatkan agar mencapai target nasional 95 persen: