POLA JABAR – Pasca-libur Lebaran, Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat menormalkan kembali kondisi kebersihan kota. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan operasional pengiriman sampah ke TPA Sarimukti telah kembali dibuka sejak Senin (23/3/2026), setelah sempat libur pada hari H dan H+1 Idulfitri.
Untuk memastikan tumpukan sampah segera teratasi, DLH mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 1.025 personel, yang terdiri dari 619 petugas penyapu dan 406 petugas angkutan.
Fokus Penanganan di Kawasan Wisata dan Pusat Kota
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, mengungkapkan bahwa penanganan difokuskan pada 71 titik pantau utama. Kawasan yang menjadi prioritas adalah destinasi wisata yang mengalami lonjakan pengunjung seperti:
- Jalan Asia Afrika dan Braga
- Kawasan Alun-alun
- Gasibu
- Pasar dan Ruas Jalan Utama
"Secara visual memang ada peningkatan karena kunjungan wisatawan cukup tinggi. Kita kendalikan agar sampah tidak meluber ke jalan dan mengganggu lalu lintas," ujar Salman pada Selasa (24/3/2026).
Tim Taktis Sisir Tempat Pembuangan Liar
Memasuki H+3 Lebaran, fokus petugas mulai bergeser untuk menyisir titik-titik pembuangan sampah liar yang muncul secara mendadak selama periode libur. Tim taktis berjumlah 25 personel dengan armada lengkap dikerahkan agar titik-titik liar tersebut tidak memicu tumpukan sampah yang lebih besar.
Selain pengangkutan ke TPA, fasilitas pengolahan sampah di dalam kota juga mulai aktif kembali: