POLA JABAR – Taman Alun-Alun Bandung kini tampil dengan wajah baru yang lebih sejuk, bersih, dan nyaman setelah rampungnya proses revitalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Transformasi ini menghadirkan suasana menyegarkan bagi masyarakat, baik untuk sekadar bersantai, berwisata tipis-tipis, maupun berkumpul bersama keluarga dan kolega.
Peningkatan kualitas ruang publik ini diakui langsung oleh para pengunjung. Fikri, salah seorang warga yang sedang berkunjung ke kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa perubahan yang terjadi cukup signifikan dan memberikan dampak positif bagi kenyamanan visual maupun udara di sekitar lokasi.
“Biasanya saya memang sering nongkrong di sekitar sini karena kebetulan ada kerjaan juga. Sekarang suasananya terasa lebih sejuk dan bersih. Masuk ke dalam area tamannya juga lebih enak, dan secara visual lebih nyaman buat dilihat,” ujar Fikri saat ditemui di kawasan Alun-Alun Bandung, Kamis (5/2/2026).
Menariknya, revitalisasi ini tidak hanya memikat warga lokal Bandung, tetapi juga menjadi daya tarik bagi pengunjung dari luar kota. Fikri, yang berasal dari Sukabumi, mengaku terkesan dengan konsep ruang terbuka hijau yang diterapkan di jantung Kota Kembang ini.
Ia menilai konsep taman kota yang terintegrasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat urban sebagai tempat interaksi sosial yang berkualitas.
“Saya sebagai orang Sukabumi jadi kepikiran, pengen juga punya taman kota yang konsepnya kayak gini di Sukabumi. Enak buat nongkrong, kumpul, dan jadi ruang publik yang bener-bener bisa dinikmati masyarakat,” tuturnya.
Meski memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan taman, Fikri juga memberikan masukan konstruktif agar ikon Kota Bandung ini semakin sempurna. Menurutnya, masih ada beberapa titik yang memerlukan perhatian ekstra dari pemerintah setempat, terutama terkait fasilitas pendukung dan aksesibilitas.
Beberapa poin yang menjadi sorotan antara lain:
Penataan Basement: Area parkir bawah tanah diharapkan bisa dikelola lebih rapi dan bersih.