POLA JABAR  – Pemerintah Kota Bandung secara resmi telah menyelesaikan proses revitalisasi Taman Lansia yang berlokasi strategis di kawasan Gedung Sate. Kini, salah satu ikon ruang terbuka hijau di Kota Kembang tersebut tampil lebih tertata, nyaman, dan mengusung konsep inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pembaruan infrastruktur ini bertujuan untuk menyediakan ruang publik yang tidak hanya estetik, tetapi juga fungsional bagi aktivitas warga sehari-hari.

Hasil revitalisasi ini langsung mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Ridho, salah seorang warga yang rutin berkunjung, mengungkapkan bahwa kondisi Taman Lansia saat ini mengalami peningkatan signifikan, terutama pada aspek kenyamanan infrastruktur.

Menurutnya, fasilitas pejalan kaki atau jalur pedestrian yang tersedia kini jauh lebih layak. Desain terbaru ini dinilai sangat mendukung aktivitas masyarakat agar dapat bergerak secara lebih aman dan nyaman di dalam area taman.

Senada dengan Ridho, Zaky, pengunjung lainnya, menyoroti sisi inklusivitas taman. Pascarevitalisasi, Taman Lansia dinilai semakin ramah bagi kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Pemerintah Kota Bandung tampaknya memberikan perhatian khusus pada desain aksesibilitas guna memastikan kebutuhan kelompok rentan terpenuhi. Dengan demikian, fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh semua kalangan tanpa terkecuali.

Meski menyambut baik perubahan tersebut, warga menekankan bahwa keberlanjutan fungsi taman sangat bergantung pada perawatan yang konsisten. Pemeliharaan yang intensif diperlukan agar aspek kebersihan, keindahan, dan kenyamanan taman tidak menurun dalam jangka panjang.

Selain peran aktif pemerintah melalui dinas terkait, partisipasi masyarakat juga menjadi faktor krusial. Kesadaran pengunjung untuk: