POLA JABAR – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan komitmennya untuk terus menghidupkan dan memakmurkan Masjid Agung Bandung. Melalui rangkaian kegiatan Safari Ramadan, ia berupaya mengembalikan fungsi masjid sebagai episentrum kegiatan umat di jantung Kota Bandung.

Pernyataan ini disampaikan Farhan usai melaksanakan Safari Ramadan ke-7 yang digelar di Masjid Agung Bandung pada Rabu, 25 Februari 2026. Menurutnya, agenda ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis memperkuat hubungan sosial dan spiritual warga.

“Agenda kita hari ini adalah silaturahmi. Selain itu, kami juga sedang mendalami berbagai regulasi terkait pengelolaan masjid, termasuk persoalan aturan wakaf agar manajemennya semakin solid,” ujar Farhan.

Antusiasme Warga dan Peningkatan Fasilitas

Farhan mencatat tren positif terkait kehadiran masyarakat dalam setiap agenda Safari Ramadan tahun ini. Meski kegiatan dilaksanakan pada hari kerja, jamaah yang datang dari berbagai kecamatan tetap memadati masjid.

“Alhamdulillah, jumlah jemaah semakin meningkat. Walaupun hari kerja, suasana tetap ramai,” ungkapnya.

Farhan mengakui bahwa tantangan saat ini adalah memastikan saf salat tetap penuh secara konsisten. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Bandung telah melakukan penataan ulang pada sistem pengeras suara (sound system) agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.

Program Keumatan Pasca-Lebaran

Pemerintah Kota Bandung ingin memastikan Masjid Agung tetap hidup secara berkelanjutan, tidak hanya ramai di bulan suci saja. Farhan telah meminta kepada pihak nazir (pengelola) masjid untuk mulai menyusun proposal program pasca-Idulfitri.