POLA JABAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mempererat tali kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan umat. Salah satu mitra strategis yang terus digandeng adalah organisasi keagamaan yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pendidikan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri agenda Silaturahmi Ba’da Idulfitri 1447 H/2026 bersama keluarga besar Muhammadiyah. Acara ini berlangsung khidmat di Aula Al Irfani, Komplek Perguruan Muhammadiyah, Jalan Kadipaten Raya, Antapani, pada Minggu, 5 April 2026.

Dalam sambutannya, Muhammad Farhan memberikan apresiasi tinggi kepada Muhammadiyah atas konsistensinya dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui sektor pendidikan dan penguatan nilai-nilai spiritual.

“Komitmen Muhammadiyah dalam dunia pendidikan menjadi salah satu pilar penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kota Bandung,” ujarnya.

Farhan menilai bahwa institusi pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah telah terbukti mampu memberikan layanan yang bermutu sekaligus adaptif terhadap tantangan zaman. Ia menegaskan bahwa peran sekolah swasta dalam ekosistem pendidikan nasional sangatlah krusial.

“Sekolah swasta bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari sistem pendidikan kita. Bahkan dengan fleksibilitas yang dimiliki, sekolah swasta memiliki peluang besar untuk menghadirkan inovasi,” jelasnya.

Momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan Wali Kota untuk mengajak Muhammadiyah bersinergi mensukseskan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Bandung. Pemkot Bandung berencana melakukan terobosan berupa tes kemampuan akademik bagi siswa jenjang SD dan SMP untuk memetakan capaian pembelajaran secara akurat.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan tetap terjaga dan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang optimal,” katanya.

Farhan berkomitmen bahwa proses seleksi dan penerimaan siswa akan dijalankan dengan prinsip transparansi dan integritas tinggi. Sebagai kota rujukan nasional, Bandung diharapkan mampu menjadi pionir dalam penerapan kebijakan pendidikan yang selaras dengan visi pemerintah pusat.