POLA JABAR – Suasana penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan menyelimuti Pendopo Kota Bandung pada Minggu, 5 April 2026. Para alumni SMA Negeri 3 Bandung dari berbagai lintas generasi berkumpul dalam acara halal bihalal untuk mempererat tali silaturahmi. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar sekolah tersebut, tampak hadir dan membaur tanpa sekat protokoler maupun jabatan.
Dalam sambutannya, Farhan mengekspresikan rasa syukurnya dapat kembali bertemu dengan rekan-rekan serta senior dan juniornya dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.
“Saya sangat senang, ini kali kedua kita melaksanakan halal bihalal di sini. Bahkan mungkin berikutnya kita adakan di Garut, kita ‘deal’ dulu ya,” kata Farhan di Pendopo Kota Bandung, Minggu 5 April 2026.
Muhammad Farhan menilai bahwa jaringan alumni SMAN 3 Bandung bukan sekadar wadah bernostalgia, melainkan sebuah kekuatan besar yang memiliki potensi luar biasa untuk memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah maupun nasional. Ia menekankan bahwa keberagaman profesi yang ditekuni oleh para lulusan adalah aset berharga.
“Kehadiran alumni di berbagai bidang menunjukkan bahwa lulusan SMA 3 harus terus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya ikatan batin antaralumni. Peserta yang hadir mencakup rentang angkatan yang sangat luas, mulai dari lulusan tahun 1969 hingga angkatan 1987.
Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang mulai dari jajaran pemerintahan, akademisi, perwira militer, praktisi kesehatan, hingga pengusaha sukses menunjukkan bahwa SMAN 3 Bandung telah melahirkan banyak talenta yang berkiprah di sektor-sektor strategis tanah air.
Salah satu poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana strategis Ikatan Alumni SMA 3 (IKASMA). Muhammad Farhan bersama jajaran alumni berkomitmen penuh untuk mendorong almamater mereka naik kelas menjadi "Sekolah Garuda". Program ambisius ini ditargetkan dapat meraih Surat Keputusan (SK) resmi pada tahun 2027 mendatang.
Menurut Farhan, perjalanan menuju status Sekolah Garuda memerlukan persiapan yang matang dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan moril dan materiil dari para alumni.