POLA JABAR – Kebahagiaan terpancar dari wajah ratusan warga yang mengikuti keberangkatan program mudik gratis di Balai Kota Bandung pada Selasa, 17 Maret 2026. Program yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung ini terbukti menjadi solusi jitu bagi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman tanpa terkendala biaya transportasi.

Bukan sekadar perjalanan cuma-cuma, para peserta mengaku sangat terbantu secara finansial di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang lebaran. Selain faktor ekonomi, aspek keselamatan perjalanan menjadi alasan utama warga memilih fasilitas bus yang disediakan pemerintah.

Hemat Biaya untuk Kebutuhan Lebaran

Salah satu peserta, Iqbal, yang memboyong lima anggota keluarganya untuk mudik ke Ngawi, Jawa Timur, mengekspresikan kegembiraannya. Baginya, program ini adalah berkah di tengah banyaknya pengeluaran rumah tangga menjelang hari raya.

“Senang banget. Pertama bisa ngebahagiain orang lain. Kedua bisa hemat biaya. Soalnya kebutuhan lebaran banyak,” ujar Iqbal yang mengaku baru pertama kali mengikuti program ini setelah melihat informasinya di media sosial.

Senada dengan Iqbal, Ati, seorang warga Padasuka yang berangkat menuju Surabaya bersama tiga anaknya, merasakan dampak instan bagi keuangan keluarganya. Sebagai peserta yang sudah empat kali mengikuti program ini, ia sangat mengapresiasi keberlanjutan inisiatif Pemkot Bandung.

Ya, membantu perekonomian yang sekarang. Jadi alhamdulillah,” ucap Ati seraya berharap agar ke depannya kuota peserta bisa terus ditambah.

Keamanan Keluarga Jadi Prioritas Utama

Selain sisi ekonomi, faktor keamanan menjadi pertimbangan krusial, terutama bagi pemudik yang membawa anak kecil. Seorang peserta asal Jalan Budi yang hendak menuju Kuningan mengaku merasa jauh lebih tenang menempuh perjalanan jauh dengan bus fasilitas pemerintah dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.