POLA JABAR – Pernahkah Anda berhasil menurunkan berat badan secara drastis dalam waktu singkat, namun tak lama kemudian angka timbangan melonjak lebih tinggi dari sebelumnya?

Kondisi ini dikenal sebagai Yoyo Effect, sebuah siklus naik-turun berat badan yang kerap dialami pelaku diet ekstrem.

Penyebab utama fenomena ini adalah hilangnya massa otot dan melambatnya metabolisme tubuh.

Saat melakukan diet ketat yang menyiksa, tubuh menganggap Anda sedang dalam kondisi kelaparan sehingga ia berusaha menghemat energi.

Begitu Anda kembali ke pola makan normal, tubuh akan menyimpan kalori secara berlebihan dalam bentuk lemak sebagai mekanisme pertahanan diri.

Untuk mencegahnya secara permanen, hindari diet instan yang memangkas kalori terlalu rendah. Fokuslah pada penurunan berat badan yang bertahap (0,5–1 kg per minggu) dan tetap penuhi asupan protein agar massa otot terjaga.

Pastikan untuk menjadikan pola makan sehat sebagai gaya hidup, bukan sekadar program sementara, agar metabolisme tubuh tetap stabil dan berat badan tidak kembali naik.***