POLA JABAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus melakukan akselerasi dalam memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan. Melalui sinergi program strategis nasional dan daerah, sektor Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) serta koperasi kini diarahkan untuk menjadi lebih produktif, melek digital, dan bebas dari jeratan finansial ilegal.
Salah satu pilar utama yang sedang digarap serius adalah Program Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, sebanyak 151 KKMP telah resmi terbentuk di seluruh penjuru Kota Bandung.
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Kurniadi, menjelaskan bahwa pada tahap awal, koperasi-koperasi ini memiliki peran vital sebagai distributor bahan pangan dasar untuk masyarakat.
“Mayoritas koperasi diarahkan pada jenis usaha kebutuhan pokok atau sembako sesuai arahan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan,” ujar Kurniadi.
Selain distribusi beras dan minyak goreng, KKMP juga akan merambah ke sektor budidaya melalui pengadaan bioflok atau kolam ikan plastik. Inovasi lainnya yang tengah disiapkan adalah skema "Koperasi Kakak Asuh", sebuah kolaborasi di mana koperasi besar membimbing koperasi baru agar lebih mandiri dan berkelanjutan.
Pemkot Bandung juga menaruh perhatian khusus pada dinamika pembangunan infrastruktur kota, seperti proyek Bandung Rapid Transit (BRT).
Fungsional Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Muhammad Anwar, menyatakan bahwa pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak pembangunan tidak akan dibiarkan begitu saja.
“Terdapat program BRT yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan dan pengembangan. Program tersebut turut berdampak pada para PKL di kawasan sekitar pembangunan. Karena itu dilakukan pembinaan dan pendampingan agar para PKL tetap dapat beradaptasi dan menjaga keberlangsungan usahanya,” ujar Anwar.
Menghadapi era transformasi digital, Pemkot Bandung bergerak cepat dengan menggandeng berbagai platform global dan teknologi mutakhir. Rencana besar telah disusun, mulai dari pelatihan digital marketing bersama Rumah Perubahan hingga kolaborasi dengan TikTok.