POLA JABAR - Kepiting merupakan salah satu makhluk laut paling menarik sekaligus menjadi komoditas kuliner paling berharga di planet ini. Dengan ribuan spesies yang tersebar di berbagai samudra, beberapa di antaranya menonjol karena ukurannya yang raksasa, warna yang mencolok, hingga cita rasanya yang premium.
Berdasarkan catatan literatur dari Encyclopaedia Britannica, kepiting termasuk dalam ordo Decapoda yang memiliki karakteristik anatomi unik. Mari kita bedah lebih dalam mengenai jenis-jenis kepiting yang paling populer dan diakui secara global.
1. King Crab (Kepiting Raja)
Sesuai namanya, King Crab adalah penguasa pasar seafood mewah. Spesies yang paling terkenal adalah Red King Crab (Paralithodes camtschaticus). Kepiting ini banyak ditemukan di perairan dingin seperti Laut Bering dan Samudra Pasifik Utara.
Yang membuat King Crab sangat populer adalah ukurannya yang masif; bentang kakinya bisa mencapai 1,8 meter. Uniknya, meski disebut kepiting, secara taksonomi mereka lebih dekat kekerabatannya dengan kepiting pertapa (hermit crab) daripada kepiting sejati. Dagingnya yang padat, manis, dan berada di dalam kaki-kaki raksasanya membuat harga kepiting ini selangit.
2. Blue Crab (Kepiting Biru)
Populer di pesisir Atlantik Amerika Utara, terutama di Teluk Chesapeake, Blue Crab (Callinectes sapidus) memiliki arti nama "perenang cantik yang enak". Kepiting ini memiliki ciri khas capit berwarna biru cerah dan cangkang berwarna hijau kecokelatan.
Blue Crab sangat dihargai karena siklus hidupnya. Di Amerika, kepiting ini sering dikonsumsi saat fase "soft-shell" (cangkang lunak), yaitu tepat setelah mereka berganti kulit. Tekstur dagingnya lembut dengan rasa gurih yang sangat spesifik, menjadikannya primadona dalam festival makanan di berbagai belahan dunia.
3. Dungeness Crab