POLA JABAR – Kalimat "berbukalah dengan yang manis" sudah sangat akrab di telinga kita setiap kali Ramadan tiba.

Hal ini merujuk pada kebiasaan Rasulullah SAW yang mendahulukan kurma atau air putih saat membatalkan puasa.

Namun, tahukah Anda mengapa anjuran ini begitu ditekankan? Ternyata, di balik adab tersebut terdapat hikmah besar bagi kesehatan tubuh kita.

Berikut adalah alasan mengapa kita disunahkan berbuka dengan makanan atau minuman manis:

1. Mengembalikan Energi dengan Cepat

Setelah berpuasa selama kurang lebih 13 jam, kadar gula darah dalam tubuh menurun drastis. Makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang sangat mudah diserap oleh tubuh menjadi glukosa. Proses ini memberikan dorongan energi instan (energy boost) sehingga tubuh yang lemas kembali bertenaga dalam waktu singkat.

2. Mengikuti Sunnah Nabi dengan Kurma

Rasulullah SAW sangat menganjurkan berbuka dengan ruthab (kurma basah) atau tamr (kurma kering). Jika tidak ada, barulah dengan air putih. Kurma adalah sumber gula alami yang luar biasa karena tidak hanya mengandung glukosa, tetapi juga serat dan mineral penting yang membantu menstabilkan sistem pencernaan setelah seharian beristirahat.

3. Menghindari Kejutan pada Lambung