POLA JABAR - Setelah sesi olahraga yang intens atau aktivitas fisik yang berat, tubuh seringkali merasa lelah, kaku, dan nyeri. Salah satu metode pemulihan yang paling populer dan mudah dilakukan adalah menggunakan air dengan suhu yang berbeda baik itu mandi air panas, berendam air es, atau yang dikenal dengan istilah contrast water therapy.
Berdasarkan tinjauan medis dari Medical News Today, berikut adalah panduan mendalam mengenai manfaat masing-masing suhu air bagi pemulihan tubuh Anda.
Manfaat Air Dingin: Si "Pemadam" Peradangan
Paparan air dingin, seperti mandi es (ice baths) atau pancuran air dingin, sering menjadi pilihan utama para atlet setelah pertandingan.
Mengurangi Peradangan: Suhu dingin menyebabkan pembuluh darah menyempit (vasokonstriksi). Hal ini membantu mengurangi aliran darah ke area yang mengalami trauma otot, sehingga meminimalisir pembengkakan dan peradangan.
Meredakan Nyeri Otot (DOMS): Air dingin terbukti efektif dalam meringankan Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), yaitu rasa nyeri yang muncul 24 hingga 48 jam setelah berolahraga.
Menurunkan Suhu Inti Tubuh: Sangat efektif dilakukan jika Anda berolahraga di lingkungan yang panas untuk mencegah kelelahan akibat panas (heat exhaustion).
Manfaat Air Panas: Relaksasi dan Kelenturan
Berbeda dengan air dingin, air panas bekerja dengan cara memberikan efek menenangkan pada sistem saraf dan jaringan ikat.