POLA JABAR – Tidak hanya anak-anak, PUBG (PlayerUnknown’s Battlegrounds) juga digemari oleh orang dewasa.
Berbeda dengan anak-anak, orang dewasa memiliki tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab lebih kompleks.
Game ini memberikan hiburan cepat sekaligus tantangan yang merangsang kognisi dan memicu adrenalin, sehingga cocok sebagai sarana melepas stres dan mendapatkan kepuasan mental.
1. Tantangan dan Strategi yang Merangsang Otak
Orang dewasa menikmati unsur taktik, strategi, dan refleks cepat dalam PUBG karena hal ini menstimulasi fungsi kognitif sekaligus respons motorik.
Menurut jurnal Video Games and Board Games: Effects of Playing Practice on Cognition oleh Léa Martinez dkk., bermain video game memiliki hubungan positif dengan beberapa fungsi kognitif, seperti:
- Fleksibilitas mental
- Perencanaan
- Memori kerja visual dan verbal
- Pemrosesan visuospatial
- Fluid intelligence
Tantangan seperti memilih posisi, looting, bertahan hidup, dan bekerja sama dalam tim memberikan stimulus kompleks pada otak, sekaligus melatih pengambilan keputusan cepat dan koordinasi visual-motorik.
Penelitian dari University of Colorado Boulder menambahkan bahwa bermain video game bisa meningkatkan kecepatan pemrosesan, memori kerja, dan penalaran spasial, meski efeknya relatif kecil dan harus dilakukan secara bertanggung jawab.