POLAJABAR.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menjadwalkan dimulainya proyek pembangunan infrastruktur strategis berupa Underpass Gatot Subroto (Gatsu) di Kota Cimahi. Proyek vital ini direncanakan akan mulai berjalan pada akhir bulan Juli tahun 2026 mendatang.

Proyek pembangunan Underpass Gatsu ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap arus kendaraan di wilayah tersebut. Diperkirakan, pengerjaan fisik yang memakan waktu sekitar enam bulan ke depan akan memicu peningkatan kepadatan lalu lintas.

Dampak kepadatan tersebut secara spesifik akan terasa di dua ruas jalan utama, yaitu Jalan Gatot Subroto dan Jalan Baros. Kedua area ini merupakan titik krusial yang akan mengalami penyesuaian volume kendaraan selama masa konstruksi.

Menanggapi potensi kemacetan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi mengambil langkah proaktif. Instansi teknis ini tengah berfokus pada penyusunan dan pematangan skema rekayasa lalu lintas yang komprehensif.

Skema rekayasa ini bertujuan utama untuk mengantisipasi dan memitigasi dampak kemacetan yang mungkin terjadi. Upaya mitigasi ini akan terus disiapkan hingga masa pengerjaan proyek Underpass Gatsu rampung, yang diperkirakan selesai pada akhir tahun 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, memberikan konfirmasi mengenai kesiapan instansinya dalam menghadapi dinamika lalu lintas mendatang. Beliau memastikan bahwa rencana mitigasi sudah berada dalam tahap finalisasi.

"Untuk skema rekayasa sudah disiapkan dan nanti dimatangkan sambil menunggu waktu pasti pelaksanaan fisik pembangunan Underpass Gatsu dimulai," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, saat dikonfirmasi pada hari Jumat (3/7/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa detail operasional rekayasa lalu lintas akan disesuaikan secara dinamis seiring dengan penetapan jadwal pasti dimulainya pekerjaan konstruksi di lapangan. Dikutip dari sumber berita yang memuat informasi ini, langkah ini diambil demi menjaga kelancaran mobilitas warga Cimahi.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.