POLA JABAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandung mengimbau masyarakat untuk mengenali gejala campak dan segera melakukan penanganan guna mencegah penularan lebih luas. Langkah ini diambil sebagai respons atas risiko penularan virus yang tergolong cukup tinggi di lingkungan masyarakat.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih, masyarakat perlu mewaspadai tanda-tanda awal yang muncul pada tubuh.
Gejala utama yang sering terjadi meliputi:
Demam tinggi (sebagai indikator awal).
Munculnya ruam merah pada permukaan kulit.
Namun, beliau juga mengingatkan adanya gejala penyerta yang tidak boleh diabaikan.
“Biasanya diikuti gejala tambahan seperti batuk, pilek, dan mata merah. Kalau ada gejala ini, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Masyarakat sangat disarankan untuk bertindak cepat tanpa harus menunggu kondisi fisik memburuk atau hingga ruam terlihat jelas.
“Kalau demam, langsung saja ke puskesmas. Nanti petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya. Tindakan proaktif ini sangat membantu dalam memutus rantai penyebaran virus sejak tahap awal.