POLA JABAR – Istilah depression room” belakangan sering muncul di media sosial, menggambarkan keadaan kamar seseorang yang berantakan dan tidak terurus akibat menurunnya kondisi mental.

Bukan sekadar malas beres-beres, fenomena ini kerap menjadi tanda seseorang sedang mengalami stres berat atau depresi.

Arti “Depression Room”

Secara harfiah, depression room berarti “kamar depresi” sebuah ruangan, biasanya kamar tidur, yang dipenuhi pakaian berserakan, sampah, atau barang menumpuk.

Kondisi ini bukan hanya karena kurangnya waktu, tapi lebih karena kehilangan energi, motivasi, dan semangat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Psikolog menyebutkan bahwa lingkungan tempat tinggal sering kali mencerminkan kondisi mental seseorang. Saat seseorang berada dalam fase depresi, hal-hal sederhana seperti merapikan tempat tidur atau mencuci piring bisa terasa sangat berat.

Mengapa Bisa Terjadi?

Kamar yang berantakan pada penderita depresi bukan hanya akibat malas, tetapi karena faktor-faktor berikut:

  • Kehilangan energi dan motivasi. Aktivitas kecil terasa sangat melelahkan.
  • Menurunnya kemampuan fokus dan pengambilan keputusan. Seseorang sulit memutuskan harus mulai dari mana untuk membereskan ruangan.
  • Perasaan tidak berharga atau putus asa. Pikiran negatif membuat seseorang tidak lagi peduli dengan lingkungan sekitarnya.
  • Gangguan tidur dan pola makan. Tubuh yang lelah terus-menerus memperburuk keadaan fisik dan emosional.