POLA JABAR – Menikmati secangkir kopi hangat saat udara malam mendingin memang terasa nikmat, apalagi bagi mereka yang harus lembur atau sekadar berkumpul bersama teman. Namun, kebiasaan mengonsumsi kafein menjelang waktu tidur menyimpan risiko yang tidak bisa disepelekan bagi kesehatan tubuh.
Kafein bekerja dengan memblokir reseptor adenosin di otak, yaitu senyawa yang memicu rasa kantuk. Berikut adalah dampak serius yang perlu Anda waspadai jika sering minum kopi di malam hari:
1. Merusak Siklus Tidur (Insomnia)
Kafein memiliki waktu paruh (half-life) yang cukup lama, yakni sekitar 5 hingga 6 jam. Artinya, jika Anda minum kopi pada pukul 8 malam, separuh dari kafein tersebut masih mengalir dalam darah Anda pada jam 1 dini hari. Hal ini menyebabkan kesulitan tidur atau membuat tidur menjadi tidak nyenyak (dangkal).
2. Penurunan Kualitas Fase Tidur Dalam (Deep Sleep)
Meskipun Anda merasa bisa tertidur setelah minum kopi, kafein tetap mengganggu fase deep sleep. Tanpa fase tidur yang dalam, proses pemulihan sel-sel tubuh dan otak tidak akan maksimal, sehingga Anda akan tetap merasa lelah dan lesu saat bangun di pagi hari.
3. Memperberat Kerja Jantung
Kafein adalah stimulan yang meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Minum kopi di malam hari saat tubuh seharusnya mulai rileks dapat menyebabkan jantung berdebar (palpitasi). Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung dan hipertensi.