POLA JABAR – Kopi, teh, hingga minuman energi sering jadi pilihan banyak orang untuk menambah semangat.
Namun, di balik efek segarnya, muncul pertanyaan: apakah konsumsi kafein berlebihan bisa merusak ginjal? Jawabannya ternyata tidak sesederhana itu, karena efek kafein bisa berbeda tergantung pada jumlah dan kondisi tubuh.
Kafein bekerja sebagai stimulan yang meningkatkan kewaspadaan, tapi juga bisa menyebabkan kenaikan tekanan darah sementara.
Ginjal, yang bertugas menyaring zat ini, umumnya tidak mengalami gangguan jika kafein dikonsumsi dalam batas wajar.
Sejumlah penelitian justru menyebutkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat menurunkan risiko penyakit ginjal kronis dan batu ginjal, terutama pada perempuan dan individu dengan berat badan normal.
Batas aman konsumsi kafein untuk orang dewasa adalah sekitar 400 mg per hari, setara dengan empat cangkir kopi.
Jika lebih dari 600 mg per hari, risiko efek samping meningkat, termasuk potensi gangguan ginjal.
Bagi penderita hipertensi, penyakit ginjal, atau ibu hamil, batasnya sebaiknya tidak lebih dari dua cangkir.
Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kafein lebih tinggi justru berhubungan dengan risiko kematian lebih rendah pada pasien penyakit ginjal kronis.