POLA JABAR – Kita sering mendengar bahwa kurang minum air putih bisa merusak ginjal. Secara medis, hal ini benar karena air adalah bahan utama bagi ginjal untuk menyaring limbah dari darah.

Namun, bukan berarti Anda harus minum air sebanyak-banyaknya tanpa aturan. Hidrasi yang berlebihan pun bisa membebani kerja organ penyaring ini.

Berikut adalah aturan hidrasi yang benar untuk menjaga fungsi ginjal:

1. Mengapa Kurang Minum Berbahaya?

Saat tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi, aliran darah ke ginjal akan menurun. Hal ini membuat racun sulit terbuang dan memicu terbentuknya kristal yang menjadi cikal bakal batu ginjal. Dalam jangka panjang, dehidrasi kronis dapat menyebabkan gagal ginjal.

2. Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan?

Aturan "8 gelas sehari" sebenarnya adalah panduan umum. Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, tergantung pada berat badan, tingkat aktivitas, dan cuaca. Cara paling mudah adalah dengan memperhatikan sinyal tubuh; minumlah setiap kali Anda merasa haus dan pastikan asupan cairan meningkat saat cuaca panas atau setelah berolahraga.

3. Cek Warna Urin sebagai Indikator

Cara terbaik memantau tingkat hidrasi adalah melalui warna urin.