POLA JABAR - Banyak dari kita yang memulai hari dengan secangkir kopi atau teh manis. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan sederhana seperti minum air hangat saat perut kosong ternyata memiliki dampak besar bagi kesehatan tubuh? Meski terlihat sepele, suhu air yang kita konsumsi di pagi hari dapat mempengaruhi kinerja sistem internal kita secara signifikan.
Lantas, apakah air hangat benar-benar lebih baik daripada air dingin untuk dikonsumsi saat bangun tidur? Mari kita bedah faktanya berdasarkan tinjauan medis.
1. Membantu Melancarkan Sistem Pencernaan
Salah satu alasan utama mengapa banyak pakar kesehatan menyarankan air hangat adalah pengaruhnya terhadap usus. Mengutip laporan dari Medical News Today, mengonsumsi air hangat dapat membantu menenangkan perut dan mendorong proses peristaltik.
Proses ini adalah gerakan otot di saluran pencernaan yang membantu memindahkan makanan dan limbah keluar dari tubuh.
Ketika perut masih kosong, air hangat bekerja "membangunkan" organ pencernaan tanpa memberikan kejutan suhu yang ekstrem. Hal ini sangat efektif bagi mereka yang sering mengalami masalah sembelit atau susah buang air besar di pagi hari.
2. Detoksifikasi Alami dan Aliran Darah
Bukan sekadar mitos, air hangat memang membantu tubuh dalam proses pembuangan racun. Saat kita minum air dengan suhu yang cenderung panas (namun tetap nyaman di lidah), suhu inti tubuh akan sedikit meningkat.
Kondisi ini merangsang sistem endokrin untuk mulai berkeringat dan membantu ginjal menyaring kotoran lebih efisien.