POLA JABAR - Spageti merupakan salah satu jenis pasta yang paling populer di dunia. Di Indonesia, menu ini sering menjadi alternatif pengganti nasi karena sifatnya yang praktis dan mengenyangkan. Namun, di balik kelezatannya, sering muncul perdebatan mengenai dampaknya terhadap kesehatan, terutama terkait kandungan karbohidrat dan kalorinya.
Untuk memahami apakah spageti layak masuk dalam menu diet harian Anda, mari kita bedah kandungan nutrisinya secara mendetail berdasarkan data kesehatan terkini.
Profil Nutrisi Dasar Spageti
Secara umum, spageti terbuat dari tepung gandum durum (semolina) yang dicampur dengan air, dan terkadang diperkaya dengan vitamin serta mineral tambahan. Nutrisi dalam spageti bisa sangat bervariasi tergantung pada apakah Anda memilih pasta biasa (refined) atau pasta gandum utuh (whole-grain).
Dalam satu porsi spageti matang (sekitar 140 gram), biasanya terkandung:
Kalori: Sekitar 220 kkal
Karbohidrat: 43 gram
Protein: 8 gram
Serat: 2,5 gram