POLA JABAR - Bagi seorang antusias horologi, jam tangan bukan sekadar penunjuk waktu, melainkan investasi dan mahakarya seni yang melingkar di pergelangan tangan. Namun, ironisnya, banyak pemilik jam tangan yang justru memperpendek umur arloji mereka akibat kesalahan perawatan yang tampak sepele.
Mengacu pada diskusi mendalam di komunitas Watchuseek.com, terdapat beberapa kekeliruan mendasar yang sering dilakukan baik oleh pemula maupun kolektor berpengalaman.
Berikut adalah deretan kesalahan umum yang harus Anda hindari agar jam tangan kesayangan tetap dalam kondisi prima.
1. Meremehkan Kekuatan Magnet di Sekitar Kita
Salah satu musuh terbesar jam tangan, terutama jenis mekanik, adalah medan magnet. Di era digital ini, kita dikelilingi oleh magnet mulai dari cover tablet, pengeras suara (speaker), hingga pengunci tas magnetik. Banyak pengguna yang meletakkan jam tangan mereka di dekat perangkat elektronik tersebut.
Paparan magnet dapat menyebabkan komponen internal, seperti hairspring, saling menempel. Akibatnya, jam tangan akan berjalan terlalu cepat atau bahkan berhenti total. Jika jam tangan Anda tiba-tiba kehilangan akurasinya secara drastis, kemungkinan besar arloji tersebut telah terpapar magnet dan memerlukan proses demagnetizing.
2. Mengabaikan Pentingnya Mengunci Crown Sebelum Terkena Air
Fitur water resistant seringkali membuat pemilik jam tangan merasa terlalu aman. Kesalahan fatal yang sering terjadi adalah membiarkan crown (kenop pemutar) dalam posisi terbuka atau tidak terkunci rapat saat bersentuhan dengan air.
Meskipun jam tangan Anda memiliki spesifikasi selam yang tinggi, satu celah kecil pada crown yang tidak rapat sudah cukup bagi uap air untuk masuk dan merusak mesin.