POLA JABAR - Gelombang Infrasound didefinisikan sebagai gelombang bunyi dengan frekuensi yang sangat rendah, berada di bawah batas pendengaran normal manusia, yaitu kurang dari 20 Hertz (Hz). Karena panjang gelombangnya yang sangat besar mencapai puluhan hingga ratusan meter gelombang ini memiliki kemampuan unik untuk merambat jarak sangat jauh dengan kehilangan energi yang minimal dan dapat menembus berbagai hambatan.
Meskipun tidak dapat didengar oleh telinga manusia, gelombang ini tetap ada di lingkungan kita dan dihasilkan secara konstan dari berbagai proses, baik yang terjadi secara alami maupun yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Kemampuan infrasound untuk menyebar luas ini menjadikannya fokus penting dalam bidang ilmu bumi, meteorologi, hingga pemantauan lingkungan.
Sumber-sumber Infrasound Alami
Alam adalah generator infrasound terbesar dan paling kuat, menciptakan gelombang-gelombang ini melalui fenomena geofisika dan atmosfer yang masif. Salah satu sumber infrasound yang paling kuat dan dramatis adalah letusan gunung berapi dan gempa bumi. Sebelum atau selama letusan, pergerakan magma dan tekanan gas yang dilepaskan menghasilkan gelombang infrasonik yang dapat dideteksi ribuan kilometer dari lokasi kejadian.
Demikian pula, pergerakan lempeng bumi yang menyebabkan gempa menciptakan getaran frekuensi rendah yang dimanfaatkan oleh seismolog untuk memantau aktivitas tektonik. Di lautan, ombak laut (atau ocean swells) adalah sumber infrasound yang sangat stabil dan terus-menerus. Interaksi antara gelombang laut di bawah badai besar menciptakan osilasi tekanan di atmosfer yang dikenal sebagai microbaroms, yang memiliki frekuensi khas di bawah 1 Hz.
Selain itu, fenomena cuaca ekstrem seperti badai petir (guntur), tornado, dan angin kencang saat berinteraksi dengan pegunungan atau penghalang lainnya juga merupakan kontributor signifikan gelombang infrasound alami.
Bahkan, fenomena atmosfer tinggi seperti aurora borealis dan jatuhnya meteor ke atmosfer Bumi menghasilkan jejak akustik infrasonik yang dapat dipantau oleh para ilmuwan.
Sumber-sumber Infrasound Buatan Manusia (Anthropogenic)
Seiring dengan perkembangan industri dan teknologi, manusia juga menjadi produsen infrasound yang signifikan di lingkungan sehari-hari. Sumber buatan manusia ini sering kali berasal dari aktivitas yang melibatkan gerakan mekanis besar, getaran struktural, atau pergerakan volume udara yang masif. Salah satu sumber yang paling umum adalah lalu lintas dan kendaraan bermotor, terutama mesin diesel besar pada truk, bus, atau kereta api.