POLA JABAR - Selama ini, anggur lebih dikenal sebagai buah meja yang lezat atau bahan baku minuman berkelas. Namun, riset terbaru yang dipublikasikan dalam Demythologizing Hair Care via Dermatology Research Journal mengungkapkan fakta menarik: anggur menyimpan rahasia besar untuk kesehatan folikel rambut manusia.
Masalah rambut rontok dan penuaan dini pada kulit kepala seringkali dipicu oleh stres oksidatif. Di sinilah anggur mengambil peran penting sebagai pahlawan alami bagi mahkota Anda.
Salah satu temuan paling menonjol dalam jurnal penelitian dermatologi tersebut adalah adanya senyawa bernama Oligomeric Proanthocyanidins (OPC). Senyawa ini banyak ditemukan pada biji anggur. Berbeda dengan antioksidan biasa, OPC diklaim mampu merangsang sel-sel di folikel rambut untuk berpindah dari fase istirahat (telogen) ke fase pertumbuhan (anagen) lebih cepat.
Hal ini berarti, penggunaan ekstrak anggur secara konsisten dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut baru sekaligus memperkuat akar rambut yang sudah ada. Sifat anti-inflamasinya juga membantu menjaga kulit kepala tetap sehat dan bebas dari peradangan yang sering menjadi penyebab ketombe kronis.
Polusi udara dan paparan sinar UV matahari bukan hanya merusak kulit wajah, tetapi juga merusak struktur keratin pada rambut. Anggur mengandung resveratrol, sebuah polifenol kuat yang berfungsi sebagai pelindung sel.
Resveratrol bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas yang mencoba merusak melanosit, yaitu sel yang bertanggung jawab memberikan warna pada rambut. Dengan kata lain, rutin mengonsumsi anggur atau menggunakan produk perawatan rambut berbahan dasar anggur dapat membantu menghambat munculnya uban sebelum waktunya.
Selain senyawa aktif diatas, anggur juga kaya akan Vitamin E dan asam linoleat. Dalam dunia dermatologi, asam linoleat dikenal sebagai asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki membran sel.
Bagi Anda yang sering mengeluhkan rambut kering dan bercabang akibat penggunaan alat pemanas (styling), nutrisi dalam anggur mampu mengunci kelembapan di dalam batang rambut. Hasilnya, rambut tampak lebih jatuh, berkilau alami, dan tidak mudah patah saat disisir.
Untuk mendapatkan hasil maksimal layaknya rekomendasi para ahli, Anda bisa melakukan dua pendekatan sekaligus: