POLA JABAR - Protein sering kali disorot sebagai nutrisi bintang, terutama di kalangan para penggemar kebugaran. Namun, fungsinya jauh melampaui pembentukan otot semata. Protein adalah makronutrien vital yang membentuk dasar setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh kita. Mulai dari produksi enzim, hormon, perbaikan jaringan, hingga mendukung fungsi kekebalan tubuh, peran protein tak tergantikan.

Memahami berapa banyak dan jenis protein apa yang harus dikonsumsi adalah kunci untuk mencapai kesehatan yang optimal. Institusi terkemuka seperti National Institutes of Health (NIH) di Amerika Serikat sering merujuk pada pedoman yang ditetapkan oleh badan ilmiah seperti National Academy of Medicine (NAM) untuk memberikan rekomendasi yang berdasarkan bukti ilmiah.

Rekomendasi Diet yang Dianjurkan atau Recommended Dietary Allowance (RDA) adalah angka yang paling sering digunakan sebagai patokan dasar untuk protein. Menurut pedoman umum dari NAM, RDA protein untuk orang dewasa sehat dengan tingkat aktivitas fisik minimal ditetapkan pada: