POLA JABAR - Kesehatan gigi anak tidak hanya ditentukan oleh seberapa rajin mereka menyikat gigi, tetapi juga dari kebersihan alat yang digunakan. Sikat gigi yang lembap dan kotor bisa menjadi sarang bakteri serta jamur.
Merujuk pada panduan kesehatan dari NHS UK, menjaga kebersihan sikat gigi adalah langkah krusial untuk mencegah infeksi mulut pada anak. Berikut adalah panduan praktis untuk memastikan sikat gigi si kecil tetap dalam kondisi prima:
1. Bilas dengan Air Mengalir Setelah Digunakan
Segera setelah anak selesai menyikat gigi, bilas sikat gigi di bawah air mengalir yang bersih. Pastikan tidak ada sisa pasta gigi atau sisa makanan yang tertinggal di antara bulu sikat. Langkah sederhana ini efektif untuk membuang mikroorganisme yang menempel saat proses penyikatan.
2. Simpan dalam Posisi Tegak (Berdiri)
Hindari meletakkan sikat gigi secara mendatar di atas wastafel. Cara terbaik adalah menyimpannya dalam posisi tegak di dalam gelas atau penyangga sikat gigi. Hal ini memungkinkan air mengalir turun ke bawah dan bulu sikat dapat mengering dengan cepat secara alami melalui udara.
3. Jangan Menutup Sikat Gigi Saat Masih Basah
Banyak orang tua sering memakaikan penutup kepala sikat (travel cap) agar terhindar dari debu. Namun, menurut para ahli, menutup sikat gigi yang masih basah justru menciptakan lingkungan lembap yang sangat disukai bakteri untuk berkembang biak. Gunakan penutup hanya saat sedang bepergian, dan pastikan sikat sudah kering sebelumnya.
4. Pisahkan Sikat Gigi Antar Anggota Keluarga