POLA JABAR - Merica, baik lada putih maupun lada hitam, adalah salah satu rempah esensial yang wajib ada di dapur. Aroma pedas dan hangatnya adalah kunci yang dapat mengangkat cita rasa masakan dari biasa menjadi luar biasa. Namun, seringkali kita mendapati merica yang sudah disimpan lama kehilangan daya magisnya, aromanya memudar, dan rasanya jadi hambar. Kenapa ini bisa terjadi? Kekuatan merica terletak pada minyak atsiri yang mudah menguap dan sensitif terhadap tiga musuh utama: panas, cahaya, dan udara.
Oleh karena itu, cara penyimpanannya sangat menentukan umur dan kualitas aromanya. Jika Anda ingin memastikan setiap butir merica yang Anda gunakan memberikan punch rasa yang maksimal, Anda harus mulai memperhatikan tempat dan wadah penyimpanannya, serta mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi minyak atsiri berharga tersebut.
Menyimpan merica dengan benar sebenarnya cukup sederhana, namun banyak orang salah kaprah dengan meletakkannya di dekat kompor atau di wadah yang tidak tertutup rapat. Kesalahan umum ini harus dihindarkan karena panas dari kompor akan mempercepat penguapan minyak esensial, dan paparan udara bebas akan menyebabkan merica teroksidasi, menjadikannya cepat hambar.
Tips paling mendasar dan krusial yang selalu disarankan oleh para ahli kuliner, termasuk dari Serious Eats, adalah selalu membeli merica dalam bentuk biji utuh (lada butiran) alih-alih yang sudah digiling. Mengapa? Ketika merica digiling menjadi bubuk, luas permukaannya meningkat drastis, yang berarti ia lebih rentan terhadap paparan udara dan kehilangan aroma akan terjadi jauh lebih cepat.
Merica bubuk biasanya hanya bertahan 3-4 bulan sebelum benar-benar kehilangan kekuatannya, sementara merica biji utuh bisa bertahan hingga satu tahun, bahkan lebih, jika disimpan dengan baik. Jadi, investasi pada penggiling merica (pepper mill) adalah langkah pertama menuju masakan yang selalu beraroma kuat.
Setelah Anda memilih merica biji utuh, langkah selanjutnya adalah memilih wadah yang kedap udara (airtight). Wadah yang terbuat dari kaca gelap atau keramik adalah pilihan terbaik. Hindari wadah plastik tipis yang masih memungkinkan pertukaran udara.
Pastikan wadah ditutup rapat setiap kali selesai digunakan. Selain wadah kedap udara, lokasi penyimpanan juga sama pentingnya. Jauhkan wadah merica Anda dari sinar matahari langsung, jendela, atau sumber panas lainnya seperti oven dan kompor.
Tempatkan merica di lemari dapur yang sejuk dan gelap. Jika Anda ingin menyimpan merica biji dalam jangka waktu yang sangat lama, menyimpannya di dalam kulkas atau freezer adalah trik yang bisa dicoba, namun pastikan wadahnya benar-benar tertutup rapat agar tidak ada uap air yang masuk dan merusak tekstur merica.
3 Langkah Simpel agar Aroma Merica Kuat Tahan Lama