POLA JABAR - Kuku yang mudah rapuh, mengelupas, dan patah adalah tanda bahwa kuku membutuhkan perhatian ekstra. Kuku yang kuat tidak hanya penting untuk penampilan, tetapi juga berfungsi melindungi ujung jari dari kerusakan.
Mendapatkan kuku yang keras dan sehat memerlukan pendekatan holistik, tidak hanya berfokus pada produk manicure semata, melainkan juga perawatan dari dalam.
Kunci utamanya adalah menjaga kadar kelembaban, melindungi dari trauma fisik, dan memastikan nutrisi internal terpenuhi, seperti yang sering ditekankan oleh para ahli kesehatan.
Kerapuhan kuku seringkali disebabkan oleh dehidrasi berlebihan, kekurangan zat gizi mikro, atau paparan berulang terhadap bahan kimia keras. Mengatasi masalah ini berarti menerapkan rutinitas perawatan yang konsisten.
Dengan mengikuti panduan sederhana namun efektif, kuku yang selama ini terasa "getas" dapat diubah menjadi lebih elastis dan tahan banting. Perawatan yang tepat adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan kuku.
Berikut adalah panduan komprehensif untuk merawat kuku agar kuat dan tidak mudah patah, yang selaras dengan rekomendasi dari berbagai sumber kesehatan terpercaya, termasuk ulasan dari Healthline.
Membangun Kekuatan Kuku dari Dalam (Gizi)
Kuku sebagian besar terbuat dari keratin, sejenis protein struktural. Oleh karena itu, nutrisi memainkan peran mendasar dalam menentukan kekuatannya.
Prioritaskan Biotin (Vitamin B7): Biotin dikenal sebagai vitamin yang mendukung pertumbuhan dan penguatan kuku. Mengonsumsi makanan kaya biotin seperti telur, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan alpukat dapat membantu meningkatkan infrastruktur protein kuku, menjadikannya lebih tebal dan tahan patah.