POLA JABAR - Merayakan Hari Raya Idul Adha rasanya kurang lengkap tanpa menikmati hidangan olahan daging kurban bersama keluarga tercinta. Mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga rendang, kelezatan menu berbahan daging khususnya daging kambing sering kali membuat kita khilaf.

Makan berlebihan dalam waktu singkat tanpa kontrol porsi merupakan fenomena yang kerap terjadi setiap tahun pasca Idul Adha. Sayangnya, kepuasan lidah sesaat ini bisa berbuntut panjang bagi kesehatan.

Sistem pencernaan dan metabolisme yang bekerja ekstra keras akan mulai memicu berbagai sinyal ketidaknyamanan pada tubuh.

Berikut adalah 10 dampak negatif konsumsi daging kambing secara berlebihan yang paling sering dilaporkan setelah momen Idul Adha:

1. Peningkatan Tekanan Darah (Hipertensi)

Salah satu keluhan utama setelah pesta daging adalah kepala pusing dan tengkuk terasa kaku. Ini merupakan indikasi kuat adanya lonjakan tekanan darah.

Meski daging kambing mengandung natrium, pemicu utama hipertensi sebenarnya adalah penggunaan garam yang berlebih saat memasak serta tingginya kandungan lemak jenuh yang dapat menyempitkan pembuluh darah.

2. Lonjakan Kadar Kolesterol Jahat (LDL)

Naiknya kadar kolesterol darah, khususnya Low-Density Lipoprotein (LDL), menjadi momok menakutkan pasca Lebaran Haji.