POLA JABAR – Di tengah meningkatnya volume sampah rumah tangga, membuat kompos dari sisa dapur bisa jadi solusi ramah lingkungan yang mudah dilakukan siapa saja di rumah.

Selain membantu mengurangi sampah organik, kompos juga bermanfaat untuk menyuburkan tanaman di halaman atau pot.

Langkah pertama, siapkan bahan-bahan organik seperti sisa sayuran, kulit buah, ampas kopi, dan daun kering.

Hindari bahan berlemak, berminyak, atau sisa daging karena bisa menimbulkan bau dan mengundang hewan pengganggu.

Selanjutnya, siapkan wadah atau ember kompos dengan lubang udara di bagian samping dan bawah agar proses pembusukan berjalan lancar.

Masukkan bahan organik secara bertahap, lalu tambahkan lapisan tanah atau serbuk gergaji untuk membantu proses penguraian.

Agar hasilnya optimal, aduk tumpukan kompos setiap 3–4 hari sekali supaya oksigen tersebar merata. Proses pengomposan biasanya memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan tergantung pada bahan dan kondisi lingkungan.

Tanda kompos sudah siap digunakan adalah warnanya berubah menjadi hitam pekat, teksturnya gembur, dan tidak berbau busuk.

Kompos siap pakai ini bisa menjadi pupuk alami untuk tanaman hias, sayuran, atau pohon buah di rumah.