POLA JABAR – Menghadapi tumpukan pekerjaan dengan deadline yang berdekatan sering kali memicu rasa cemas, panik, hingga emosi yang mudah meledak.
Saat mood sudah berantakan, fokus akan hilang dan pekerjaan justru makin melambat. Padahal, ketenangan adalah kunci utama untuk menyelesaikan tugas secara efektif.
Bagaimana cara agar tetap tenang dan produktif di bawah tekanan? Berikut adalah tips menjaga mood agar tetap stabil saat beban kerja memuncak:
1. Ubah "Panic Mode" Menjadi "Action Mode"
Rasa cemas muncul karena kita terus memikirkan "bagaimana jika tidak selesai?". Berhentilah membayangkan tumpukan tugas secara keseluruhan. Ambillah secarik kertas, tuliskan semua tugas, lalu pilih satu yang paling kecil untuk segera dikerjakan. Gerakan fisik (mulai bekerja) akan menurunkan kadar hormon stres secara perlahan.
2. Berhenti Melakukan Multitasking
Banyak orang mengira mengerjakan banyak hal sekaligus akan mempercepat deadline. Faktanya, otak akan kelelahan karena terus berpindah fokus, yang akhirnya membuat kita mudah kesal. Kerjakan satu per satu secara tuntas. Fokus pada satu tugas memberikan rasa pencapaian (sense of accomplishment) yang bagus untuk mood.
3. Jaga Asupan Air Putih dan Kurangi Kafein Berlebih
Saat stres, banyak orang melariakannya ke kopi secara berlebihan. Padahal, kafein tinggi bisa memicu detak jantung lebih cepat dan rasa gelisah yang mirip dengan gejala panik. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan air putih yang cukup agar otak tetap segar dan emosi lebih terkendali.